PUISI NEW NORMAL
JANGAN
SOMBONG
Oleh
Endang DRES
Jika corona datang dan
pergi,
Bersahabat dengan kita,
Selalu mengikuti kita,
Atau menggoda kita….
Kita
harus waspada,
Jangan
engkau bertingkah sombong,
Barangkali
tiba-tiba Covid menyerang,
Perisai
bagimu adalah protocol Kesehatan
Mari melakukan
Cuci tangan setelah
kontak fisik
Hindari menyentuh wajah
Terapkan etika batuk
dan bersin
Gunakan
masker dimana saja
Tentu
jaga jarak pada aktivitas sosial
Isolasi
mandiri jika terasa ada gejala sakit
Menjaga
kesehatan itu pasti
Berkahi kami Ya Allah
Agar terhindar dari
Covid-19
Aktivitas lancar
Ekonomi meningkat lebih
baik
Wonosari,
20 Juni 2020
RELA
DICAMPAKKAN
Oleh
Endang DRES
Dikala sang corona
belum hadir,
Banyak orang sayang
kepadaku,
Kau bawa aku kemana
pergi,
Ke penjuru dunia kau mencariku.
Aku
benda kecil,
Tidak
bernyawa,
Namun
membuat kau mempesona
Bagai
bidadari dari langit
Denganku bibir mungil
menjadi sensual,
Merah merona mengulum
senyum,
Menggelitik orang
disekitar sana,
Serasa ingin memeluk
dirimu.
Oh……Kaum
hawa,
Sekarang
aku kau campakkan begitu saja,
Kau
ganti dengan masker,
Kain
yang membalut mulut mungil.
Aku lipstick sebuah
pemerah bibir,
Yang rela kau campakkan,
Aku sadar demi
keselamatan
Pada era new normal
Wonosari,
21 Juni 2020
WASTAFEL
Oleh ENDANG DRES
Kau
bukan anakku,
Dan
bukan orangtuaku,
Juga
bukan saudaraku,
Tetapi
aku sayang kepadamu.
Kau
berada disisi depan rumah,
Depan
kantor, depan tempat umum
Kau
hadir ditengah corona merebak
Membuat
sang corona cemburu,
Kau
membuat aku rindu kepadamu,
Aku
menghampirimu setiap saat,
Kau
menyambut kedua tanganku,
Kau
curahkan air pada tangan penuh busa
Kau
menyangga sabun dan air
Membuat
diriku bersih
Terhindar
dari segala kuman
Yang
bisa membuat diriku sehat
Kau
ada untuk protocol kesehatan
Kau
dibutuhkan semua insan
Dizaman
new normal
Terimakasih wastafel
Wonosari, 22 Juni 2020
CURAHAN
HATIKU
Oleh
Endang DRES
Anak-anak yang ibu
sayangi,
Yang membuat ibu guru
sepi,
Berat rasa hati ini
untuk menyampaikannya,
Dalam suasana yang
tidak menentu,
Sayangku….
Meski
orang berkata new normal,
Pembatasan
social berskala besar
Kita
belum bisa bertatap muka,
Foto kalian di
handphoneku,
Kulihat slalu, menebus
sebuah kerinduan,
Pada engkau yang cerdas,
manis dan manja
Tak terasa air mata pun
berlinang.
Anak-anakku….
Belajar
dari rumah sudah jenuh,
Namun
Ibu tetap mengirimkan tugas untukmu,
Agar
engkau tetap belajar.
Meski belajar jarak
jauh tidaklah menjadi kendala,
Ada televisi, radio,
internet menjadi sarana belajar
Kuminta kalian tetap
semangat belajar ,
Menuntut ilmu mencapai
cita-cita
Wonosari, 23 Juni 2020
PROFIL PENULIS
DWI RUKMI ENDANG S, lahir di Gunungkidul, 4 Desember 1961 adalah Pengawas Sekolah di Dinas Dikpora Gunungkidul. Menikah pada tahun 1983 dengan Soenarjo dikaruniai 3 anak, 2 anak laki-laki dan 1 anak permpuan. Menyelesaikan Sarjana Pendidikan pada tahun 2003 di Universitas PGRI Yogyakarta. Melanjutkan studi S2 Kebidangan SDM di STIE Widya Wiwaha lulus pada tahun 2011. Sebagai Guru SD dari tahun 1982 sampai 2007. Menjabat Kepala Sekolah dari tahun 2007 sampai 2016 dan menjabat Pengawas Sekolah mulai tahun 2016. Hari ini lebih baik dari kemarin merupakan motto hidupku. Instagram : dwirukmiendangs, blog :https://endangdres.blogspot.com/ email : dwirukminew@gmail.com.

Komentar
Posting Komentar